<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Fendi Kurniawan</title>
	<atom:link href="http://sipiyuku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sipiyuku.wordpress.com</link>
	<description>The Human Knowledge Is Belong To The World</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Oct 2008 08:50:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sipiyuku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Fendi Kurniawan</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sipiyuku.wordpress.com/osd.xml" title="Fendi Kurniawan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sipiyuku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Laskar Pelangi, Sebuah Wacana Matinya Pendidikan</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/10/21/laskar-pelangi-sebuah-wacana-matinya-pendidikan/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/10/21/laskar-pelangi-sebuah-wacana-matinya-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 08:50:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sipiyuku.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar frase ‘Laskar Pelangi’, benak kita tentu akan tertuju pada novel tetralogi karangan Andrea Hirata yang rilis tiga tahun lalu. Cukup tiga tahun saja memang, waktu yang dibutuhkan baginya untuk menjadi best seller di mana-mana, dan untuk dijadikan film oleh sutradara ternama yang kini tengah gencar diputar di berbagai bioskop tanah air. Cukup tiga tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=18&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span>Mendengar frase ‘Laskar Pelangi’, benak kita tentu akan tertuju pada novel tetralogi karangan Andrea Hirata yang rilis tiga tahun lalu. Cukup tiga tahun saja memang, waktu yang dibutuhkan baginya untuk menjadi <em>best seller</em> di mana-mana, dan untuk dijadikan film oleh sutradara ternama yang kini tengah gencar diputar di berbagai bioskop tanah air.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Cukup tiga tahun saja untuk Andrea Hirata merangkak dari seseorang yang tak dikenal di ranah kesusastraan <span class="yshortcuts">Indonesia</span>,menjadi penulis muda yang kini jadi perbincangan di mana-mana. Cukup tiga tahun pula baginya untuk menjungkirbalikkan paradigma `pasar sastra’ dalam negeri dari pandangan sempit bahwa hanya `sastra ringan ala teenlit’ dan `sastra kelamin’ yang laku di pasar sastra saat ini. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Suksesnya Laskar Pelangi yang mengangkat kehidupan kaum pinggiran nan miskin dan terlupakan di Pulau Belitong (sekarang Provinsi Bangka Belitung) menjadikan tokoh Ikal, Lintang, Mahar dkk sebagai pahlawan-pahlawan baru menggantikan tokoh `si Cowok Idaman’ dalam kebanyakan karya <em>teenlit</em> atau tokoh `Nayla si Trauma Seks’dalam kebanyakan sastra kelamin saat ini. Maka tak heran, bila sejumlah kritikus sastra memandang Laskar Pelangi sebagai fenomena baru, baik di ranah kesusastraan maupun perfilman nasional.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tapi kawan-kawan pembaca yang budiman, kali ini saya memang tidak hendak mengulang-ulang lagi fakta kesuksesan Laskar Pelangiataupun fakta-fakta lain yang telah kita ketahui bersama seperti di atas tadi. Lewat esai ini, saya lebih tertarik untuk menafsirkan muatan wacana penting nan ironis yang terdapat dalam episode pertama teralogi Laskar Pelangi, yakni mengenai SD Muhammadiyah yang kere, hampir roboh, dan terancam ditutup bila jumlah muridnya kurang dari 10 orang. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dalam latar kisah<em> </em>sekolah rekaan Andreainilah saya menemukan representasi mengkhawatirkan tentang praktik pendidikan formal di Indonesia yang –menurut hemat saya– kini tengah menuju pada `kematiannya’ . </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>PendidikanYang Mana</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sejatinya, pendidikan formal bertujuan membawa manusia keluar dari kungkungan kebodohan (emansipatoris) . Dengan menguasai ilmu pengetahuan secara sistematis, rasional dan bersifat ilmiah, manusia dituntut untuk meninggalkan </span><span>segala sumber pengetahuan manusia di masa lalu seperti mitos dan tradisi yang tidak rasional dan takhayul. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Maka dengan segala intelektualitas dan pengetahuannya itu, seorang manusia terdidik diharapkan mampu mendapatkan pengetahuan yang lebih baik tentang dunia dan mencapai kehidupan yang lebih baik baginya di masa depan. Hal inilah yang direpresentasikan Andrea dalam Laskar Pelangi lewat tuturan tokoh orangtua Lintang pada kalimat berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>“<em>Ayahnya . . . menganggap keputusan menyekolahkan Lintang adalah keputusan yang tepat . . . ia berharap Lintang dapat mengeluarkan mereka dari lingkaran kemiskinan yang telah lama mengikat mereka hingga sulit bernapas.</em>“(Laskar Pelangi, halaman 95)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Maksud kalimat ini tentu sangat jelas. Tokoh ayah dan ibu Lintang percaya bahwa dengan menyekolahkan anaknya tersebut, Lintang akan membawa nasib keluarganya menjadi lebih baik di masa depan. Semangat Lintang bersekolah juga digambarkan dengan menempuh perjalanan sejauh empat puluh kilometer dari rumahnya di Tanjong Kelumpang menuju sekolah menggunakan sepeda sejak subuh hari.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tempat Lintang dan kawan-kawannya bersekolah pun direpresentasikan dengan ideal oleh Andrea. Di sekolah yang mirip `gudang kopra’ itu, pendidikan yang diajarkan SD Muhammadiyah tidak semata berdasarkan standar kurikulum nasional, tetapi juga pendidikan moral, budi pekerti dan agama. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Simak kutipan berikut yang merupakan komentar tokoh Ikal mengenai Bu <span class="yshortcuts">Mus</span>:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span>`Beliau sendiri yang menyusun silabus pelajaran Budi Pekerti dan mengajarkan kepada kami sejak dini pandangan-pandangan dasar moral, demokrasi, hukum, keadilan, dan hak-hak asasi . . . Kami diajarkan menggali nilai luhur di dalam diri sendiri agar berperilaku baik karena kesadaran pribadi. Materi pelajaran Budi Pekerti yang hanya diajarkan di sekolah Muhammadiyah sama sekali tidak seperti kode perilaku formal yang ada dalam konteks legalitas institusional seperti sapta prasetya atau pedoman-pedoman pengamalan lainnya.</span></em><span>‘(LP, hal 30-31)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dari kutipan di atas kita bisa mengambil kesimpulan, bahwa memang kualitas seseorang yang berpendidikan tidak hanya diukur dengan nilai ujian dan angka di rapornya. Pendidikan yang baik mestilah menyeimbangkan pelajaran ilmu pasti dengan tuntunan agama, perilaku moral dan budi pekerti. Dan pendidikan model begini tentu akan mencetak manusia-manusia yang tak hanya encer otaknya, tapi juga memiliki mentalitas yang baik di kepribadiannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kawan-kawan pembaca tentu akan setuju dengan saya bahwa memang begitulah seharusnya pendidikan formal dipraktikkan. Dan Andrea, lewat fiksinya tengah mengimajinasikan sebuah sekolah dengan konsep pendidikan ideal yang sejalan dengan semangat emansipatoris tadi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Andrea Hirata dan Masalah Pendidikan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>Adalah Iwan Simatupang, seorang tokoh sastra angkatan 70 yang menghabiskan hari-hari terakhirnya di kota Bogor, mengatakan demikian: <em>`Pengarang adalah produk kultural tanah airnya. Setiap karyanya, perbuatannya, pemikirannya, secara </em>inhaerent<em> memantulkan kembali pertautan dirinya dengan tanah air’</em> (2004:337)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dalam kata lain, kehidupan seorang pengarang akan selalu dipengaruhi lingkungan sosial-budaya dan bangsa dimana ia hidup. Sehingga apapun persoalan yang tertuang dalam karyanya kelak, seringkali merupakan hasil refleksi pengetahuan dan pengalaman hidupnya atas lingkungannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Maka di sinilah saya hendak menempatkan Andrea sebagai seorang pengarang yang tentu tak lepas dari pengaruh lingkungannya. Khususnya mengenai cara pandang Andrea terhadap permasalahan pendidikan di Indonesia, yang kemudian direpresentasikanny a dalam bentuk fiksi lewat Laskar Pelangi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Di banyak referensi, kita akan menemui keterangan bahwa Andrea memiliki minat terhadap sains dan dunia pendidikan. Alih-alih sebagai novelis, ia mengaku lebih suka mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi. Maka tak heran bila dalam Laskar Pelangi terdapat banyak kalimat dengan `bumbu-bumbu’ ilmiah yang dipadukannya dengan kisah-kisah sederhana nan memikat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Menyimak halaman persembahan dalam buku Laskar Pelangi yang ditujukannya untuk dua orang guru masa kecilnya (Muslimah Hafsari dan Harfan Effeny Noor), tampak bahwa dua orang ini tak sekedar tokoh fiksi Laskar Pelangi dalam imajinasi Andrea, tapi juga ada dalam pengetahuan dan pengalaman hidup Andrea sebagai pengarang.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Maka bisa ditafsirkan pula bahwa Andrea merupakan anak ideologis hasil pendidikan ideal ala SD Muhammadiyah di Belitong. Tak keliru bila kita paham bahwa pendidikan ideal tersebut memang benar-benar ada di kehidupan nyata, khususnya kehidupan yang dialami Andrea.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Berangkat dari sinilah, saya menemukan fakta mengkhawatirkan tentang wajah pendidikan formal bangsa kita dewasa ini yang kian jauh dari representasi Andrea tentang pendidikan ideal. Alih-alih menjalankan fungsi emansipatorisnya, wajah pendidikan formal yang dipraktikkan bangsa ini adalah wajah yang bertopeng dalam kepura-puraan dan sangat menakutkan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Matinya Pendidikan Kita</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebelum kita melanjutkan bahasan berikut, perlu dipahami kawan-kawan pembaca bahwa kata ‘mati’ yang saya gunakan di sini bukanlah kematian secara fisik, namun ia merupakan metafora yang saya gunakan untuk melukiskan kecenderungan di mana fungsi emansipatoris dalam pendidikan kian menjadi tumpul.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Ketumpulan ini bisa kita lihat dari kecenderungan institusi/ penyelenggara pendidikan di Indonesia kini tengah gencar memproduksi lulusan yang <em>link and match</em> dengan pasar dunia kerja. Sehingga dalam jenjang waktu pendidikan yang singkat, diharapkan para lulusannya bisa memiliki <em>skill </em>praktis dan dengan mudah diserap pasar tenaga kerja. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Jutaan pelajar lulusan sekolah menengah juga kini tengah mengimpi-impikan dapat di fakultas favorit, jenjang kuliah yang singkat,dan setelah lulus mudah mendapatkan pekerjaan. Langkah ini sekilas memang terlihat strategis, mengingat Indonesia hari ini masih dibebani dengan persoalan tingginya angka pengangguran dan kemiskinan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Namun saya sebut ini sebagai ketumpulan fungsi emansipatoris pendidikan yang kelak akan berujung pada matinya pendidikan, sebab ia membuat kita lupa bahwa sekolah dibangun untuk menguasai dan mengembangkan ilmu pengetahuan, dan bukan sekedar untuk mempermudah manusia mendapatkan gelar, pekerjaan, jabatan di perusahaan atau pun bergaji besar. Maka tak heran pula bahwa biaya yang dibutuhkan seseorang untuk mengenyam pendidikan, tak bisa dibilang murah. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kini kian jelas bahwa, p</span><span>endidikan emansipatoris yang tadinya bertujuan </span><span>membawa manusia keluar dari kungkungan kebodohan dan mencapai budi pekerti yang baik,kini mulai berbelok ke arah yang pragmatis nan materialistis. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Praktik inilah yang telah lama menyusup ke dalam ruang-ruang kelas kita, catatan-catatan pelajaran kita, buku-buku praktikum yang wajib kita baca, hingga menjangkit ke pola pikir kita yang memandangfungsi kegiatan pendidikan bukan lagi sebagai tindakan yang emansipatoris, tetapi terkapitalisasi untuk sekedar mencari duit dan menjadi robot-robot pekerja yang baik.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sekali lagi saya tekankan betapa konsep pendidikan yang <em>link and match </em>seperti ini sebagai indikasi matinya pendidikan, sebab lahan kerja yang kelak menyerap tenaga kerja berpendidikan bertujuan pada orientasi bisnis perusahaan (baca: kapitalis) semata, dan bukan berorientasi pada perbaikan struktur dan kultural masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, pendidikan <em>link and match</em> model begini, menurut hemat penulis akan semakin menghambat mental kepeloporan, kepemimpinan, kemanusiaan, spiritualitas, dan mentalitas-mentalit as generasi muda Indonesia masa depan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>P</span><span>endidikan yang seharusnya dibangun berlandaskan nilai-nilai objektivitas, keilmiahan (<em>scientific</em>), dan kebijaksanaan (<em>virtue</em>) sebagai nilai dasar dalam ilmu pengetahuan, kini dimuati oleh nilai-nilai komersial sebagai ajang pencarian keuntungan (<em>profit</em>) semata. Inilah wajah pendidikan kita yang lebih tunduk pada kekuasaan kapital daripada kebenaran ilmiah dan moral kebangsaan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Penutup</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>Apa yang terungkap pada uraian di atas memang terasa ganjil, problematis dan ironis bagi kelangsungan generasi muda intelektual kita saat ini yang membutuhkan kejujuran dunia ilmu pengetahuan. Betapa tidak, kita semua –mau tak mau– adalah bagian dari anak-anak peradaban yang terlanjur lahir dalam sebuah pendangkalan, pemassalan dan komersialisme sebagai praktik pendidikan mutakhir bangsa ini. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Drama matinya pendidikan inilah yang saya tangkap dari pengalaman saya ketika membaca Laskar Pelangi. Sungguh-sungguh sebuah drama yang ditutup dengan ironi ketika tokoh Ikal bertemu dengan Lintang pada dua belas tahun kemudian. Lintang dengan kecerdasan mengagumkan seorang anak pesisir miskin, mesti mengujungkan nasibnya sebagai supir truk pasir di Belitong. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Walhasil, membaca Laskar Pelangi juga membawa saya hanyut dalam perasaan yang sama seperti yang tokoh Ikal ucapkan di penghujung novel ini:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span>`Dan kata-kata itu semakin menghancurkan hatiku, maka sekarang aku marah, aku kecewa pada kenyataan begitu banyak anak pintar yang harus berhenti sekolah karena alasan ekonomi. Aku mengutuki orang-orang bodoh sok pintar yang menyombongkan diri, dan anak-anak orang kaya yang menyia-nyiakan kesempatan pendidikan.</span></em><span>‘ (LP,hal 472)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Maka sebagai penutup, dengan ditulisnya esai ini saya memang tidak sedang mengajukan pemikiran jitu nan tokcer demi mengatasi permasalahan pendidikan tersebut. Esai ini lebih berniat menjadi apresiasi bagi Andrea dan para sastrawan lainnya yang tak hanya lihat dalam berkata-kata, tapi juga peka dengan permasalahan dan kondisi zamannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Mungkin juga ini saatnya kita meninggalkan gaya menulis kita yang melulu berkisah tentang pencarian diri, cinta picisan, ataupun seks. Mari menulis seperti Andrea yang menulis novel tak hanya untuk diri sendiri dan sekedar meraih keuntungan materi, namun juga berkarya untuk membangkitkan kesadaran pembacanya akan perkembangan pendidikan di Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Matinya pendidikan di Indonesia mungkin baru kita rasakan sebagian kecil saja, tapi jelas bahwa ia patut untuk diwacanakan secara luas. Kecuali pada suatu nanti di masa depan, siap-siap saja kita dengar lonceng kematian ilmu pengetahuan dan praktik pendidikan berkumandang; lonceng kematian yang dikumandangkan sebagai tanda kemenangan pasar atas wafatnya rasionalitas intelektual bangsa ini.***</span></p>
<p class="MsoNormal">Disadur dari <span><a rel="nofollow" href="http://prys3107.blogspot.com/" target="_blank"><span>http://prys3107. blogspot. com</span></a>/ </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=18&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/10/21/laskar-pelangi-sebuah-wacana-matinya-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yahoo Mail bisa buat kirim SMS</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/04/17/yahoo-mail-bisa-buat-kirim-sms/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/04/17/yahoo-mail-bisa-buat-kirim-sms/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 13:38:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sipiyuku.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[San Francisco &#8211; Yahoo Inc mengumumkan bahwa mereka akan menambahkan fitur baru di emailnya yang memungkinkan para pengguna berkirim pesan kepada pengguna ponsel. Fitur baru ini direncanakaan akan segera tersedia bagi seluruh pengguna email Yahoo yang jumlahnya lebih dari 250 juta. “Tujuan kami adalah untuk membuat Yahoo Mail lebih baik untuk mendukung aktivitas sosial penggunanya,” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=17&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>San Francisco &#8211; Yahoo Inc mengumumkan bahwa mereka akan menambahkan fitur baru di emailnya yang memungkinkan para pengguna berkirim pesan kepada pengguna ponsel. Fitur baru ini direncanakaan akan segera tersedia bagi seluruh pengguna email Yahoo yang jumlahnya lebih dari 250 juta.</p>
<p>“Tujuan kami adalah untuk membuat Yahoo Mail lebih baik untuk mendukung aktivitas sosial penggunanya,” demikian sebut John Kremer, wakil presiden Yaho Mail seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (27/8/2007).</p>
<p>Kremer mengatakan bahwa perbaikan teknologi email ini merupakan langkah awal untuk penambahan fitur-fitur jejaring sosial lainnya. Hal ini disinyalir sebagai upaya antisipasi ketika pengguna internet lebih sering menggunakan situs jaringan sosial seperti MySpace atau Facebook daripada membuka portal semacam Yahoo.</p>
<p>Versi terbaru dari Yahoo Mail ini memberikan pengguna tiga pilihan untuk berkomunikasi yaitu dengan email, pesan instan online dan pesan instan atau pesan teks ke ponsel. Untuk berkirim pesan ke ponsel, hanya diperlukan nomor ponsel, ketik pesan di Yahoo Mail dan tekan kirim.</p>
<p>Sebagai permulaan, layanan terbaru ini sementara akan tersedia untuk pengguna Yahoo Mail di Amerika Serikat, Kanada, India dan Filipina. Dalam waktu enam minggu, layanan ini akan diluncurkan bagi pengguna Yahoo Mail di seluruh dunia dan akan tersedia secara gratis.</p>
<p>Di samping itu, fitur pencarian juga dikembangkan sehingga pengguna Yahoo Mail bisa mempersempit pencarian untuk menemukan pengirim yang spesifik, folder, tanggal, tipe attachment ataupun status pesan yang dimaksud. ( fyk / wsh )</p>
<p><em>Sumber : Detik.com</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sipiyuku.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sipiyuku.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=17&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/04/17/yahoo-mail-bisa-buat-kirim-sms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Install Cacti Pada Fedora Core 5</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/04/13/install-cacti-pada-fedora-core-5/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/04/13/install-cacti-pada-fedora-core-5/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 11:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sipiyuku.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Cacti adalah salah satu software open source (GNU General Public License) yang digunakan untuk memantau kinerja jaringan maupun komputer secara keseluruhan dan menampilkannya dalam bentuk images / grafik. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat http://www.cacti.net/ Saya akan mencoba menjelaskan secara rinci bagaimana cara menginstallnya. Cara yang ditulis dibawah ini sudah dipraktekkan pada Linux Fedora Core 5 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=14&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="postbody"> Cacti adalah salah satu software open source (GNU General Public License) yang digunakan untuk memantau kinerja jaringan maupun komputer secara keseluruhan dan menampilkannya dalam bentuk images / grafik. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat <a class="postlink" rel="nofollow" href="http://www.cacti.net/" target="_blank">http://www.cacti.net/</a> </span></p>
<p><span class="postbody">Saya akan mencoba menjelaskan secara rinci bagaimana cara menginstallnya. Cara yang ditulis dibawah ini sudah dipraktekkan pada Linux Fedora Core 5 (Bordeaux).</span></p>
<p>Untuk langkah pertama, pastikan paket paket yang dibutuhkan oleh cacti sudah terinstall. Paket tersebut meliputi :</p>
<ol>
<li>net-snmp</li>
<li>rrdtool</li>
<li>mysql</li>
<li>php</li>
</ol>
<p>Untuk mengetahui apakah paket tersebut telah terinstall. Dapat dilakukan dengan perintah di bawah ini :</p>
<blockquote><p><span class="postbody">rpm -qa | grep &lt;namapaket&gt;</span></p></blockquote>
<p>Kalau paket tersebut belum terinstall alias nggak ada, install dengan perintah :</p>
<blockquote><p><span class="postbody">yum -y install &lt;namapaket&gt;</span></p></blockquote>
<p>Setelah semua paket diatas terinstall, barulah install cacti nya :</p>
<blockquote><p>[root@router:~$] yum -y install cacti</p></blockquote>
<p>Setelah cacti terinstall edit file /etc/passwd dengan menggunakan perintah <em>vipw</em> dan cari baris berikut :</p>
<blockquote><p><span class="postbody"> cacti:x:100:101::/usr/share/cacti:/sbin/nologin</span></p></blockquote>
<p>Ganti menjadi seperti berikut :</p>
<blockquote><p><span class="postbody"> cacti:x:100:101::/usr/share/cacti:/bin/bash</span></p></blockquote>
<p>Setelah itu buatkan password untuk user cacti :</p>
<blockquote><p>[root@router:~$] passwd cacti<br />
Changing password for user cacti.<br />
New UNIX password:<br />
Retype new UNIX password:<br />
passwd: all authentication tokens updated successfully.</p></blockquote>
<p><span class="postbody">Edit file berikut :</span></p>
<blockquote><p>[root@router:~$]  nano <span class="postbody">/etc/httpd/conf.d/cacti.conf </span></p></blockquote>
<p>Ganti baris berikut ini :</p>
<blockquote><p><span class="postbody"> &lt;Directory /usr/share/cacti/&gt;<br />
Order Deny,Allow<br />
Deny from all<br />
Allow from 127.0.0.1<br />
&lt;/Directory&gt; </span></p></blockquote>
<p>Menjadi :</p>
<blockquote><p><span class="postbody"> &lt;Directory /usr/share/cacti/&gt;<br />
Order Deny,Allow<br />
Deny from all<br />
Allow from &lt;ip network anda&gt;<br />
&lt;/Directory&gt; </span></p></blockquote>
<p>Setelah itu buat user database mysql yang akan digunakan cacti :</p>
<blockquote><p>[root@router:~$]  <span class="postbody">mysql -u root -p </span></p>
<p><span class="postbody"> mysql&gt; create database cactidb;<br />
mysql&gt; grant all on </span><span class="postbody">cactidb</span><span class="postbody">.* to root;<br />
mysql&gt; grant all on </span><span class="postbody">cactidb</span><span class="postbody">.* to root@localhost;<br />
mysql&gt; grant all on </span><span class="postbody">cactidb</span><span class="postbody">.* to cacti;<br />
mysql&gt; grant all on </span><span class="postbody">cactidb</span><span class="postbody">.* to cacti@localhost;<br />
mysql&gt; set password for cacti@localhost=password(’passwordshell’);<br />
mysql&gt; exit;</span></p></blockquote>
<p>Setelah itu <em>switch user</em> ke user cacti :</p>
<blockquote><p>[root@router:~$] su &#8211; cacti</p></blockquote>
<blockquote><p><span class="postbody"> bash-3.1$ cd /usr/share/doc/cacti-x.x.xy/</span></p>
<p><span class="postbody"> bash-3.1$ </span><span class="postbody">mysql -p -u cacti cactidb </span><span class="postbody">&lt; cacti.sql </span></p>
<p>Enter password:</p>
<p><span class="postbody"> bash-3.1$ exit </span></p></blockquote>
<p><span class="postbody">Ubah owner folder ‘/usr/share/cacti/rra’ dan </span><span class="postbody">‘/usr/share/cacti/</span><span class="postbody">log’ :</span></p>
<blockquote><p>[root@router:~$] <span class="postbody">chown -R cacti </span><span class="postbody">/usr/share/cacti/rra</span><span class="postbody"> </span><span class="postbody">/usr/share/cacti/</span><span class="postbody">log</span></p></blockquote>
<p>Buat crontab untuk menjalankan cacti nya :</p>
<blockquote><p>[root@router:~$] <span class="postbody">crontab -e</span></p>
<p><span class="postbody"> */5 * * * * php /usr/share/cacti/poller.php &gt; /dev/null 2&gt;&amp;1 </span></p></blockquote>
<p>Setelah semua beres, download web cacti nya lalu di ekstrak :</p>
<blockquote><p>[root@router:~$] <span class="postbody">cd /var/www/html</span></p>
<p>[root@router:~$] <span class="postbody">wget <a class="postlink" rel="nofollow" href="http://www.cacti.net/downloads/cacti-0.8.6j.tar.gz" target="_blank">http://www.cacti.net/downloads/cacti-0.8.6j.tar.gz</a></span></p>
<p>[root@router:~$] <span class="postbody">tar -zxvf </span><span class="postlink">cacti-0.8.6j.tar.gz</span></p>
<p>[root@router:~$] <span class="postbody">mv </span><span class="postlink">cacti-0.8.6 cacti<br />
</span></p></blockquote>
<p>Edit file <span class="postbody">file /usr/share/cacti/include/db.php dan /var/www/html/cacti/include/config.php </span></p>
<blockquote><p><span class="postbody"> /* make sure these values refect your actual database/host/user/password */<br />
$database_type = “mysql”;<br />
$database_default = “cactidb”;<br />
$database_hostname = “localhost”;<br />
$database_username = “cacti”;<br />
$database_password = “passwordshell”;<br />
$database_port = “3306″; </span></p></blockquote>
<p>Langkah terakhir restart Apache :</p>
<blockquote><p>[root@router:~$] <span class="postbody">/etc/init.d/httpd restart</span></p>
<p>Stopping httpd:                                                      [  OK  ]<br />
Starting httpd:                                                       [  OK  ]</p></blockquote>
<p>Sekarang akses http://hostname/cacti/ dan ikuti langkah langkah nya. Sampai pada halaman login, masukkan username : <em>admin</em> dan password : <em>admin.</em></p>
<p>Nah, Selamat anda sudah berhasil menginstall cacti sebagai network monitoring tool anda, untuk lebih lanjut silahkan baca howtonya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sipiyuku.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sipiyuku.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=14&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2008/04/13/install-cacti-pada-fedora-core-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cari Tau Kenapa Koneksi Internet Anda Bermasalah?</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2007/07/22/cari-tau-kenapa-koneksi-internet-anda-bermasalah/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2007/07/22/cari-tau-kenapa-koneksi-internet-anda-bermasalah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jul 2007 16:32:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sipiyuku.wordpress.com/2007/07/22/cari-tau-kenapa-koneksi-internet-anda-bermasalah/</guid>
		<description><![CDATA[Selama ini masih banyak para pengguna internet seringkali mengalami masalah yang terjadi terhadap koneksi internetnya. Hal ini dipengaruhi lebih banyak pengguna yang baru “kenal” internet, apakah koneksi internetnya menjadi lambat atau sudah terputus total. Meski banyak sekali situs yang sudah mengulas masalah gagal koneksi, tetapi masalah baru terus timbul sejalan teknologi yang semakin maju. Berikut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=13&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><font size="2">Selama ini masih banyak para pengguna internet seringkali mengalami masalah yang terjadi terhadap koneksi internetnya. Hal ini dipengaruhi lebih banyak pengguna yang baru “kenal” internet, apakah koneksi internetnya menjadi lambat atau sudah terputus total. Meski banyak sekali situs yang sudah mengulas masalah gagal koneksi, tetapi masalah baru terus timbul sejalan teknologi yang semakin maju.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#ffffff"><font color="#000000"><strong>Berikut masalah yang sering terjadi</strong></font><font color="#000000"> :</font><font color="#000000"><font size="2"></p>
<p></font></font><font color="#000000"><font size="2"><strong>1. Kenapa tiba-tiba koneksi internet saya mati ?<br />
</strong></font></font><font color="#000000"><font size="2">Sebelum melakukan kontak dengan provider anda terlebih dahulu check koneksi anda dengan gateway provider anda, dapat dilakukan dengan cara melakukan request icmp ke gateway provider pada console dos jika anda menggunakan sistem operasi windows..<br />
Berikut Contoh:<br />
[root@sipiyuku]# PING 202.134.1.10 (202.134.1.10) 56(84) bytes of data.<br />
64 bytes from 202.134.1.10: icmp_seq=1 ttl=252 time=12.3 ms<br />
64 bytes from 202.134.1.10: icmp_seq=2 ttl=252 time=27.4 ms<br />
64 bytes from 202.134.1.10: icmp_seq=3 ttl=252 time=12.4 ms<br />
64 bytes from 202.134.1.10: icmp_seq=4 ttl=252 time=12.4 ms<br />
64 bytes from 202.134.1.10: icmp_seq=5 ttl=252 time=14.0 ms<br />
64 bytes from 202.134.1.10: icmp_seq=6 ttl=252 time=12.4 ms<br />
64 bytes from 202.134.1.10: icmp_seq=7 ttl=252 time=29.6 ms</p>
<p>&#8212; 202.134.1.10 ping statistics &#8212;<br />
7 packets transmitted, 7 received, 0% packet loss, time 5999ms<br />
rtt min/avg/max/mdev = 12.379/17.288/29.697/7.191 ms</p>
<p>Jika tidak ada reply icmp dari gateway/DNS provider anda kemungkinan media penghubungnya putus atau gateway provider anda down (mati), bisa juga disebabkan access point baik milik provider ataupun milik anda down (mati) jika menggunakan koneksi wireless.</p>
<p></font></font><font color="#000000"><font size="2"><strong>2. Kenapa koneksi internet saya menjadi lambat</strong></font></font><font color="#000000"><font size="2"><br />
Hal ini terutama terjadi pada user personal yang membeli bandwidth dengan kapasitas kecil, kebutuhan untuk browsing / searching / chating / download / upload sangatlah terbatas. Dengan menggunakan kapasitas bandwidth terbatas alangkah baiknya melakukan aktivitas berbrowsing ria dibatasi pula. Jangan membuka jendela internet explorer atau browser lain anda terlalu banyak untuk mengakses situs-situs yang lain. Juga dengan kebutuhan download, jika kebutuhan download anda besar juga akan sangat berpengaruh terhadap aktifitas aplikasi internet anda yang lain juga.</font></font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#ffffff"><font color="#000000"><font size="2">* Hati-hati terhadap virus komputer atau virus jaringan ataupun trojan. Selain mengakibatkan koneksi melambat juga memungkinkan mengganggu kinerja komputer anda yang semakin berat.</p>
<p>Jika dari hal diatas masih dirasa lambat ada baiknya anda melakukan kontak dengan provider internet anda.</p>
<p></font></font><font color="#000000"><font size="2"><strong>3. Saya seorang pengguna personal, berapa kira-kira kebutuhan bandwidth yang harus saya beli ?</strong></font></font><font color="#000000"><font size="2"><br />
Sebenarnya tidak ada ukuran / patokan kebutuhan bandwidth, karena masing – masing pengguna internet mempunyai kebutuhan dan kemampuan menggunakan internet yang berbeda.<br />
Juga dengan provider yang ada, para provider melayani kebutuhan koneksi internet juga mempunyai penawaran yang berbeda pula untuk akses internet personal. Ada baiknya anda melakukan kontak secara langsung dengan provider yang akan anda percaya sebagai provider anda ataupun melakukan trial koneksi jika provider yang akan anda gunakan bersedia memenuhi permintaan trial koneksi internet. Sementara standar yang digunakan penulis untuk akses internet personal masih mengacu pada telkomnet instant, walaupun sekarang ini begitu banyak akses yang ditawarkan  baik indosat matrix ataupun akses dialup provider yang lain dengan </font></font><font color="#000000"><font size="2"><em>sharing bandwidthnya</em></font></font><font color="#000000"><font size="2"><strong>.</strong></font></font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#ffffff"><font color="#000000"><font size="2"><strong>4. Kenapa saya tidak bisa membuka situs Luar negeri ?</strong></font></font><font color="#000000"><font size="2"><br />
Hal ini bukan sebab dari anda, akan tetapi sebab dari provider anda yang menggunakan dua jalur koneksi (koneksi terrestrial). Anda harusnya melakukan kontak dengan provider anda.</p>
<p></font></font><font color="#000000"><font size="2"><strong>5. Kenapa saya tidak bisa membuka situs “porno” ?</strong></font></font><font color="#000000"><font size="2"><br />
Sampai sekarang ini belum ada akses yang dibatasi terhadap suatu situs baik di dalam negeri maupun diluar negeri dari provider yang diketahui oleh penulis. Jika anda user di warnet / cybercafe / institusi pendidikan / kantor kemungkinan pemblokiran dilakukan pada router / proxy / firewall lokal yang bersangkutan.</p>
<p></font></font><font color="#000000"><font size="2"><strong>6. Kenapa dengan akses IRC saya .. kok saya tidak bisa join ke dalnet / efnet.<br />
</strong></font></font><font color="#000000"><font size="2">Memang sekarang ini banyak timbul masalah ini dikarenakan ident rekues ke server dalnet / efnet. Jika anda menggunakan router alangkah baiknya anda melakukan instalasi ident pada router anda, untuk pengguna personal bisa dicoba mengganti USER ID jika anda menggunakan MIRC. Jika masih kesulitan / akill, silahkan anda kontak provider anda lebih lanjut atau lebih detail kunjungi </font></font><font color="#0000ff"><u><a href="http://www.dal.net/"><font size="2">http://www.dal.net/</font></a></u></font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#ffffff"><font color="#000000"><font size="2"><br />
NB:<br />
Hal diatas sangatlah singkat akan tetapi seringkali penulis memperoleh pertanyaan seperti diatas dari pada kendala yang sudah menyangkut masalah teknis lebih dalam menangani gagal koneksi. Sekali lagi yang sepele belum tentu mudah, karena dari yang sepele kita akan menemukan hal yang luar biasa.</font></font></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sipiyuku.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sipiyuku.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=13&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2007/07/22/cari-tau-kenapa-koneksi-internet-anda-bermasalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LRP (Linux Router Project)</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2007/07/22/lrp-linux-router-project/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2007/07/22/lrp-linux-router-project/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jul 2007 16:26:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sipiyuku.wordpress.com/2007/07/22/lrp-linux-router-project/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; LRP (Linux Router Project) merupakan Router yang dibuat dengan sistem operasi Linux yang mampu berjalan dengan sebuah disket, akan tetapi disini dicoba bagaimana LRP dapat berjalan pada sebuah hardisk. Source LRP bersifat free, jadi tinggal download pada site yang melayani source LRP tersebut. Download source kernel : 2.2.19-1-LRP.linux.tar.gz dan 2.9.8-devsnapshot.tar.gz pada LRP ftp site(ftp://ftp.linuxrouter.org/linux-router [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=12&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><font size="2">LRP (Linux Router Project) merupakan Router yang dibuat dengan sistem operasi Linux yang mampu berjalan dengan sebuah disket, akan tetapi disini dicoba bagaimana LRP dapat berjalan pada sebuah hardisk. Source LRP bersifat free, jadi tinggal download pada site yang melayani source LRP tersebut.</font></font><font color="#000000"> </font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#ffffff"><font color="#000000"><font size="2">Download source kernel : 2.2.19-1-LRP.linux.tar.gz dan 2.9.8-devsnapshot.tar.gz pada LRP ftp site(ftp://ftp.linuxrouter.org/linux-router atau site mirrornya).</font></font><font color="#000000"> </font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#ffffff"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Prosedur Instalasi :</strong></font></font><font color="#000000"><font size="2"><br />
Instalasi dilakukan tanpa menggunakan patch kernel. Copy source dan tarring source kernel pada direktori /usr/src. Pada proses compiling kernel pilih 2 filesistem : </font></font><font color="#000000"><font size="2"><strong>msdos</strong></font></font><font color="#000000"><font size="2"> dan </font></font><font color="#000000"><font size="2"><strong>minix. </strong></font></font><font color="#000000"><font size="2">Jadi tidaknya LRP nanti ditentukan oleh jenis filesistem diatas.</font></font><font color="#000000"> </font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">1. Buat symlink /usr/src/linux-2.2.19-1-LRP.linux<br />
Untuk membuat symlink:<br />
# cd /usr/src; tar -xzpf linux-2.2.19-1-LRP.linux.tar.gz<br />
# ln -s /usr/src/linux-2.2.19-1-LRP /usr/src/linux </font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">2. Download dan install kernel patches LRP<br />
Download file /dists/stable/source/2_9_3-devsnapshot.tar.gz dari<br />
LRP ftp site (ftp://ftp.linuxrouter.org/linux-router atau<br />
mirrornya). Tempatkan pada directori /LRP/source</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">Install source patches:<br />
# cd /LRP/source<br />
# tar -xpzf 2_9_8-devsnapshot.tar.gz<br />
Secara otomatis akan membuat direktori &#8216;router&#8217;.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">3. Terapkan LRP source patches<br />
# cd /usr/src/linux (pada symlink yang telah dibuat)</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">Ulang untuk file &#8216;diff&#8217; pada<br />
/LRP/source/router/kernel-xx/patches/<br />
(Catatan, ganti nama version kernel minor untuk &#8216;xx&#8217;):<br />
# patch -p1 &lt; /LRP/source/router/kernel-xx/patches/namafile.diff</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">4. Copy the file base .config<br />
File .config merupakan &#8220;standard&#8221; LRP kernel &#8212; Download pada LRP ftp site. File ini merupakan file hidden yang terletak pada direktori /usr/src/linux<br />
# cd /usr/src/linux<br />
# make mrproper<br />
# cp -v /LRP/source/router/kernel-xx/*config ./.config</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">5. Silakan memodifikasi file .config sesuai dengan spesifikasi hardware dan kebutuhan sistem.<br />
Gunakan perintah config :<br />
# make config&#8221; (&#8216;paling sulit&#8217;), &#8220;#make menuconfig&#8221;, atau<br />
&#8220;#make xconfig&#8221;.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">Build beberapa fitur yang dibutuhkan . Jangan di build beberapa fitur yang tidak perlu.<br />
Sesuaikan ukuran kernel dan module .. semakin sedikit semakin baik karena<br />
image kernel akan di copy pada LRP boot floppy.<br />
Jika tidak yakin akan fitur yang dibutuhkan, dapat &#8216;m&#8217; untuk<br />
meng-compile module, tapi jangan diinstall module tersebut pada<br />
LRP boot floppy sampai yakin dengan module tersebut.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">Beberapa fitur kernel yang tidak perlu dirubah :<br />
- RAMDISK(buat 2 kalinya 4096 jadikan 8192) dan INITRD<br />
- minix and msdos filesistem</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">Jika Sistem LRP menggunakan prosesor 386SX atau 486SX (tanpa math<br />
coprocessor), silakan enable &#8220;Kernel math emulation&#8221;.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">6. Compile kernel untuk meng-compress image<br />
# cd /usr/src/linux<br />
# make dep<br />
# make clean<br />
# make bzImage<br />
# make modules</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">Beberapa step akan memakan waktu yang lama.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">7. Dengan langkah diatas seharusnya kernel baru telah dibuat.<br />
Copy module dan image ke LRP boot floppy.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">a. Mount LRP boot floppy. Step ini tidak akan bekerja tanpa<br />
sistem yang support msdos filesistem.<br />
# mount -t msdos /dev/fd0 /mnt/floppy<br />
b. Copy kernel image ke floppy<br />
# cp /usr/src/linux/arch/i386/boot/bzImage /mnt/floppy/linux<br />
c. Modifikasi kernel image untuk memilih root filesistem pada floppy:<br />
# rdev /mnt/floppy/linux /dev/hda1<br />
d. Modifikasi kernel image untuk support video mode<br />
(ganti harga yang berbeda untuk harga -1 jika dibutuhkan):<br />
# rdev -v /mnt/floppy/linux -1<br />
e. Sync, unmount, dan remove floppy<br />
# sync<br />
# umount /mnt/floppy</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">8. Copy image &#8216;linux&#8217; dan packet .lrp ke hardisk kosong dengan pastisi fat atau msdos.. setting juga syslinux.cfg. Setelah itu coba untuk booting dari hardisk tersebut. (Catatan: Setting bios komputer untuk primary master)</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">9. Modules<br />
Untuk module yang dibutuhkan, copy module tersebut setelah LRP hardisk telah bekerja.</p>
<p>Untuk development sistem:<br />
Buat a minix filesistem pada floppy (ini hanya bekerja jika<br />
development system support untuk minix filesystem):<br />
# fdformat /dev/fd0<br />
# mkfs.minix /dev/fd0<br />
Mount disket. Ganti mount point untuk<br />
/mnt/floppy pada step berikut:<br />
# mount -t minix /dev/fd0 /mnt/floppy<br />
Copy modules ke floppy.<br />
# cp /usr/src/linux/modules/*.o /mnt/floppy<br />
Sync, unmount, dan remove floppy<br />
# sync<br />
# umount /mnt/floppy</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">boot dari hardisk LRP<br />
login as root<br />
masukkan disket yang berisi modules<br />
# mount -t minix /dev/fd0 /mnt<br />
# cp /mnt/* /lib/modules<br />
# cd /lib/modules<br />
tes masing-masing module:<br />
# insmod nama_module<br />
(Jika module tidak dapat di load coba tes dan sesuaikan lagi sesuai jenis driver hardware):<br />
# find /usr/src/linux -dst -name Makefile -exec grep -4 modulename {} \;<br />
lrcfg:<br />
# edit /etc/modules<br />
uncomment atau insert nama module, sesuai dengan kebutuhan<br />
Dengan command &#8216;lsmod&#8217; seharusnya module dapat diload<br />
# lsmod<br />
#lrcfg<br />
backup ramdisk: untuk paket &#8216;modules&#8217;</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">Reboot. Seharusnya modules sudah dapat diload<br />
yang diidentifikasikan pada direktori /etc/modules. JIka tidak dapat di load, check<br />
/etc/modules melihat spesifikasi module. Kemudian check<br />
/lib/modules/* untuk memastikan module ada.<br />
Terakhir, load secara manual:<br />
# cd /lib/modules<br />
# insmod nama_module<br />
Seharusnya module telah bekerja.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.49cm;margin-bottom:0.49cm;"><font color="#000000"><font size="2">Jika gagal ulang step ini 5-9 kali sampai<br />
kernel dan module bekerja sesuai dengan keinginan. Atau mungkin perlu mengutak-atik<br />
kembali file .config.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sipiyuku.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sipiyuku.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=12&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2007/07/22/lrp-linux-router-project/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Samakah Seorang Hacker Dengan Cracker??</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/29/samakah-seorang-hacker-dengan-cracker/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/29/samakah-seorang-hacker-dengan-cracker/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2006 08:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/29/samakah-seorang-hacker-dengan-cracker/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya membaca sebuah artikel tentang definisi hacker dan cracker, maka saya sadar akan penapsiran saya selama ini mengenai pengertian tentang Hacker dan Cracker. Awalnya saya beranggapan bahwa Hacker itu adalah Crakcker itu sendiri, lalu saya mencoba masuk kesebuah Milist dan bertanya apa yang dimaksud dengan Hacker dan Cracker??,,dan tragisnya yg mereka jawab sama dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=11&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://sipiyuku.files.wordpress.com/2006/06/hack.thumbnail.jpg?w=500" alt="hacker" align="top" /><br />
Ketika saya membaca sebuah artikel tentang definisi hacker dan cracker, maka saya sadar akan penapsiran saya selama ini mengenai pengertian tentang Hacker dan Cracker. Awalnya saya beranggapan bahwa Hacker itu adalah Crakcker itu sendiri, lalu saya mencoba masuk kesebuah Milist dan bertanya apa yang dimaksud dengan Hacker dan Cracker??,,dan tragisnya yg mereka jawab sama dengan definisi Hacker yg selama ini saya tapsirkan, yaitu seorang hacker adalah penyusup yang sengaja masuk pada jaringan komputer milik orang lain secara ilegal dan mengacak-ngacak dokumen didalamnya. Lalu apa itu cracker Jawabannya pun nyaris sama.</p>
<p>Lo jadi, dimana letak kesalahan dari pendefinisian kedua istilah yang kerap hinggap ditelinga kita ini? Apalagi semenjak ada kabar bahwa ?KPU-online? dibobol oleh para ?hacker? beberapa bulan kebelakang. Benarkah itu adalah pekerjaan seorang hacker? Atau pekerjaan seorang cracker?<br />
Tulisan ini mencoba menjawab dua istilah yang tidak asing ditelinga kita tersebut dengan wacana seorang pembelajar murni. Artinya, saya bukan dari kedua golongan tadi. Walaupun pada akhirnya menjadi tertarik untuk sekedar tahu aktifitas mereka (para hacker &amp; cracker) sebagai satu ilmu yang menarik dalam dunia IT beberapa tahun ini.</p>
<p>PERSOALAN DASAR Hacker dalam tulisan Eric Steven Raymond adalah ? there is a community, a shared culture, of expert programmers and networking wizards that its history back trough decades to the firs time-sharing minicomputers and the earliesr ARPAnet experiment? Dengan kata lain, Raymon mengatakan, ?the members of this culture originated the term ?hacker??. Para hackerlah yang kemudian memperkenalkan internet, membuat program sistem operasi UNIX hingga bisa digunakan saat ini. Dan para hacker pula lah yang telah berjasa dalam menjalankan World Wide Web sehingga dapat dinikmati oleh semua orang diseluruh dunia dibelahan manapun dia berada asal terkoneksi pada internet.<br />
Lebih lanjut Raymon mengatakan ? jika anda berada pada komunitas ini dan jika anda memiliki konstribusi didalamnya, dan kemudian orang mengenal anda sebagai hacker, maka anda adalah seorang hacker?.</p>
<p>Sekilas dari pandangan Raymon kita dapat satu definisi bahwa seorang hacker bukanlah orang yang jahat seperti yang kita pikirkan selama ini. Ya, jika mereka memang bisa masuk kedalam komputer kita (malalui jaringan internet) karena mereka bisa menguasai ilmunya. Namun jika ada orang yang kemudian masuk secara ilegal kedalam komputer kita dan kemudian ?mencuri dan mengacak-ngacak? data kita, mereka adalah CRACKER. Dan bisa jadi mereka adalah seorang hacker dalam dunia yang berbeda. Dengan kata lin, mereka semua adalah para ahli dalam hal teknologi informasi ini dan berkecimpung serius didalamnya.<br />
Namun untuk menghindari kerancuan, maka sebuah kata kunci dalam masalah ini, menurut Raymon adalah perbedaan antara keduanya; seorang Hacker adalah dia yang membangun sistem, sementara seorang Cracker malah ?menghancurkannya?. (How to become a hacker, Eric S. Raymond, 2001). Kapan istilah hacker menjadi trend sebagai sebuah kejahatan yang menakutkan? Tidak lain karena ?dosa? pakar film di hollywood yang membiaskan istilah hacker dan cracker ini. Banyak film yang mengangkat tema hacker dalam sebuah bentuk ?penghancuran sistem informasi ? yang seharusnya makna itu diterapkan pada seorang cracker.<br />
Sebut misalnya film the Net (1995), Take Down(1999). Film tersebut mengangkat tema hacker untuk menyebut cracker.<br />
Dan dari kesalah penafsiran tadi, hingga kini pun istilah hacker masih dibiaskan dengan istilah cracker. Kerancuan itu tidak hanya terjadi di Indonesia saja, bahkan diluar negeripun pandangan terhadap keduanya sama seperti itu.</p>
<p>Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad club di Lab Kecerdasan Artifisial Masschusetts Institute Of Teknology (MIT). Istilah hacker awalnya bermakna positif untukmenyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat progranm komputer dengan lebih baik ketimbang yang ada sebelumnya (Memahmi karakteristik Komunitas Hacker: Studi Kasus pada Komunitas Hacker Indonesia, Donny B.U, M.Si)<br />
MENJADI HACKER Mungkin sekilas tentang definisi diatas cukup untuk membatasi sejauhmana peranan seorang hacker dan cracker itu. Tulisan ini tidak akan mengangkat sejarah hacker dan awal mula kerancuannya. Namun lebih menitik beratkan pada bagaimana seandainya kita belajar menjadi hacker. Atau lebih spesifik, bisakah kita menjadi seorang hacker?<br />
Dalam tulisan How to Become a Hacker, Eric Steven Raymon mengatakan bahwa menjadi hacker tidaklah segampang yang dikira. Langkah awal untuk menjadi seorang hacker haruslah menguasai minimal 5 bahasa pemrograman yang ada. Ia menyebut bahasa pemrograman C/C++, Java, Perl, Phyton &amp; LISP. Selain itu mampu berinteraksi dengan program HTML untuk dapat membangun komunikasi dengan jaringan internet. Semua dasar diatas adalah ilmu yang ?wajib? dimiliki jika kita memang berminat untuk menjadi seorang hacker sejati. Karena pada dasarnya menjadi Hacker adalah penguasaan terhadap membaca dan menulis kode.</p>
<p>Kenapa kode? Karena memang komputer yang kita jalankan setiap hari pada intinya adalah terdiri dari berbagai kode instruksi yang cukup rumit. Selain penguasaan terhadap bahasa pemrograman diatas, kita pun harus punya bekal yang cukup dalam berbahasa inggris untuk dapat saling bertukar pikiran dengan komunitas hacker dari seluruh dunia. Ini tidak dilarang karena pada umumnya, mereka (anggota komunitas tersebut) memiliki kode etik tersendiri tentang open-source atau kode-kode program yang boleh dibuka dan diutak atik oleh orang lain. Contoh, kode-kode Linux yang marak di perkenalkan baru-baru ini memiliki konsep open source dan karenanya bisa dimiliki oleh khalayak ramai dengan sebutan free software.<br />
Kembali pada persoalan diatas, menjadi seorang hacker untuk tujuan saling berbagi ilmu dalam teknologi informasi ini, atau dalam arti yang lebih luas untuk memudahkan pemakai komputer pada masa yang akan datang, bukanlah hal harus ditakuti. Sebaliknya, ilmu tersebut harus diterjemahkan dan sama-sama digali sehingga menjadi bagian terintegral dalam memahami lika-liku dunia cyber. Asal saja kita tidak terjebak pada prilaku yang negatif sehingga menjadi seorang cracker yang membobol sitem rahasia orang lain.</p>
<p><i> Di tulis oleh: Fendi (spiyuku[at]Lumajang.Net)</i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sipiyuku.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sipiyuku.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=11&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/29/samakah-seorang-hacker-dengan-cracker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sipiyuku.files.wordpress.com/2006/06/hack.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hacker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langkah &#8211; langkah membuat homepage</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/langkah-langkah-membuat-homepage/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/langkah-langkah-membuat-homepage/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2006 14:05:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/langkah-langkah-membuat-homepage/</guid>
		<description><![CDATA[Teman-teman ingin membuat homepage pribadi? Nah, jika ingin membuat homepage pribadi ada baiknya untuk membaca dahulu langkah-langkah perencanaan pembuatan website. Di antaranya adalah seperti berikut : Membuat Sketsa Desain Langkah awal untuk membuat web adalah sketsa desain. Yaitu membuat tampilan seperti apa yang kita inginkan. Umumnya, para web designer (perancang web) akan membuat layout desain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=7&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://sipiyuku.files.wordpress.com/2006/06/internet.thumbnail.jpg?w=500" alt="Web" /><br />
Teman-teman ingin membuat homepage pribadi? Nah, jika ingin membuat homepage pribadi  ada baiknya untuk membaca dahulu langkah-langkah perencanaan pembuatan website.  Di antaranya adalah seperti berikut :</p>
<ol>
<li><b>Membuat Sketsa Desain</b><br />
Langkah awal untuk membuat web adalah sketsa desain. Yaitu membuat  tampilan seperti apa yang kita inginkan. Umumnya, para web  designer (perancang web) akan membuat layout  desain dengan menggunakan beberapa software.</li>
<li><b>Membuat Layout Desain</b><br />
Software yang biasa digunakan untuk layout (rancangan) desain adalah  Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Macromedia Fireworks dan Macromedia  Freehand.</li>
<li><b>Membagi gambar menjadi potongan kecil-kecil<br />
</b> Setelah layout desain homepage  sudah jadi maka sebaiknya file gambar tersebut dipecah menjadi  potongan kecil-kecil. Hal ini bertujuan agar lebih   mempercepat waktu download atau membuka situs yang kita buat.  Untuk melakukan hal tersebut dapat menggunakan  software Adobe Image Ready.<br />
<img src="http://www.e-smartschool.com/pnk/001/Imageready.gif" border="0" /><br />
Software ini dapat langsung memotong gambar yang  besar tadi dan otomatis juga menjadikannya ke dalam format html.  Langkah ini bisa saja dilewatkan bila ukuran gambar kita tidak  terlalu besar.</li>
<li><b>Membuat Animasi<br />
</b> Pembuatan animasi (gambar ataupun teks) diperlukan agar menghidupkan homepage kita  dan juga lebih menarik. Macromedia Flash  <img src="http://www.e-smartschool.com/pnk/001/flash.gif" border="0" /> dan Gif Construction Set / Gif animation <img src="http://www.e-smartschool.com/pnk/001/GifAnimator.gif" border="0" /> dapat  dipakai untuk melakukan hal tersebut.</li>
<li><b>Membuat HTML (Hyper Text Markup Language)<br />
</b> Setelah itu kita merapikan layout desain kita seperti  menempatkan beberapa tombol dan gambar, menambah text, mengedit  script HTML, membuat layout form ke dalam format HTML. Untuk itu kita  perlu software HTML Editor seperti Macromedia Dreamweaver, Microsoft  Frontpage dan Allaire Homesite.</li>
<li><b>Programming dan Script<br />
</b> Pengetahuan tentang program dan bahasa (script) yang digunakan pada situs yang kita buat sangat penting. Biasanya script sangat diperlukan untuk  pembuatan website e-commerce, iklan baris, lelang,  database, membuat guestbook, counter dan forum diskusi. Saat ini programming  dan script bisa dibuat dengan menggunakan ASP atau Borland Delphy atau  CGI, PHP, Visual Basic. Dan perlu diperhatikan bahwa programming dan  script ini biasanya dilakukan setelah desain homepage kita telah jadi.</li>
<li><b>Upload HTML<br />
</b> Setelah file kita telah menjadi html beserta gambar dan  scriptnya. Kita perlu meng-upload file kita ke suatu tempat (hosting),  agar semua orang di dunia dapat mengakses halaman html kita. Biasanya  Macromedia Dreamweaver dengan fasilitas site FTP dan Microsoft Frontpage  dengan Publishnya telah menyediakan fasilitas upload ini. Atau dapat  menggunakan software seperti WS-FTP, Cute FTP, Bullet FTP.<b>Homepage Pribadi<br />
</b>Untuk homepage pribadi atau yang sekedar ingin  coba-coba biasanya setelah file html sudah jadi dapat hosting di  tempat-tempat gratis, memakai guestbook dan counter gratis dan menambah  macam-macam accesories dalam mempercantik homepage pribadi tersebut.  Situs yang memberikan fasilitas upload file untuk website diantaranya adalah :  http://geocities.com  atau http://www.tripod.com. Selamat mencoba&#8230;<br />
(sipiyuku)</li>
</ol>
<div style="display:none;">
<p><a href="http://www.ecs.gannon.edu/~frezza/papers/pills/order_ambien.html">Adipex order ambien</a></p>
</p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sipiyuku.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sipiyuku.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=7&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/langkah-langkah-membuat-homepage/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sipiyuku.files.wordpress.com/2006/06/internet.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Web</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.e-smartschool.com/pnk/001/Imageready.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.e-smartschool.com/pnk/001/flash.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.e-smartschool.com/pnk/001/GifAnimator.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pengenalan Jaringan Komputer</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/pengenalan-jaringan-komputer/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/pengenalan-jaringan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2006 12:45:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/pengenalan-jaringan-komputer/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda yg belum tahu mari kita belajar bersama di sini bersama Lumajang.Net Penasaran khan mau segera tau artinya??? Simak cuplikan berikut : Apa itu Jaringan Komputer ? JARINGAN komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=4&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://sipiyuku.files.wordpress.com/2006/06/sip1.thumbnail.gif?w=500" alt="Jaringan" align="left" />Bagi anda yg belum tahu mari kita belajar bersama di sini bersama Lumajang.Net<br />
Penasaran khan mau segera tau artinya???<br />
Simak cuplikan berikut :</p>
<ol>
<li>Apa itu Jaringan Komputer ?<br />
JARINGAN komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya<br />
yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel<br />
atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling<br />
bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama<br />
menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer,<br />
printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan<br />
komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.</li>
<li>Jenis-Jenis Jaringan Komputer<br />
Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu ;</p>
<ul>
<li>Local Area Network (LAN)<br />
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung<br />
atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan<br />
untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor<br />
suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce,<br />
misalnya printer) dan saling bertukar informasi.</li>
<li>Metropolitan Area Network (MAN)<br />
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang<br />
berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.<br />
MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga<br />
sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum.<br />
MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel</li>
<li>Wide Area Network (WAN)<br />
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas,<br />
seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yg bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.</li>
<li>Internet<br />
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat<br />
keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan<br />
sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke<br />
jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang<br />
seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan<br />
sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan<br />
terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya.<br />
Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.</li>
<li>Jaringan Tanpa Kabel<br />
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa<br />
dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin<br />
mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas 10<br />
mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena<br />
koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan<br />
tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu<br />
memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang<br />
menggunakan kabel.</li>
</ul>
</li>
<li>Manfaat Jaringan Komputer
<ul>
<li>Resource Sharing, dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersama-sama.<br />
Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data,<br />
tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data<br />
tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer<br />
mangatasi masalah jarak.</li>
<li>Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas<br />
yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya,<br />
semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang<br />
terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di<br />
mesin yang lain bisa digunakan.</li>
<li>Menghemat uang. Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang<br />
lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti<br />
mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer<br />
kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer<br />
pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat<br />
para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer<br />
pribadi.(sipiyuku)</li>
</ul>
</li>
</ol>
<div style="display:none;"></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sipiyuku.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sipiyuku.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=4&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/pengenalan-jaringan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sipiyuku.files.wordpress.com/2006/06/sip1.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Jaringan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang Di Sipiyuku#39;s Blog</title>
		<link>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/hello-world/</link>
		<comments>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2006 10:54:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fendi Kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Aku adalah seorang yang suka menghadapi tantangan. Blog ini aku buat untuk bahan pembelajaranku untuk memperdala materi dan skill yg udah ak miliki. Mudah-mudahan blog ku ini dapat bermanfaat khusunya bagi aku sendiri dan temen-temen Netter semua.khir kata dari saya selamat bergabung dengan saya di blog ini. Cheap phentermine online Hair loss propecia Hydrocodone apap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=1&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://sipiyuku.files.wordpress.com/2006/06/fendi.thumbnail.jpg?w=500" alt="fendi" align="top" border="0" /></p>
<p><font color="#666666" face="Times New Roman" size="2">Aku adalah seorang yang suka menghadapi tantangan. Blog ini aku buat untuk bahan pembelajaranku untuk memperdala materi dan skill yg udah ak miliki. Mudah-mudahan blog ku ini dapat bermanfaat khusunya bagi aku sendiri dan temen-temen Netter semua.khir kata dari saya selamat bergabung dengan saya di blog ini.</font></p>
<div style="display:none;">
<p><a href="http://www.ecs.gannon.edu/~frezza/papers/phentermine/cheap_phentermine_online.html">Cheap phentermine online</a></p>
<p><a href="http://www.ecs.gannon.edu/~frezza/papers/pharmacy/hair_loss_propecia.html">Hair loss propecia</a></p>
<p><a href="http://www.ecs.gannon.edu/~frezza/papers/use/hydrocodone_apap.html">Hydrocodone apap</a></p>
<p><a href="http://www.ecs.gannon.edu/~frezza/papers/online/overnight_phentermine.html">Price overnight phentermine</a></p>
</p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sipiyuku.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sipiyuku.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sipiyuku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sipiyuku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sipiyuku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sipiyuku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sipiyuku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sipiyuku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sipiyuku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sipiyuku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sipiyuku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sipiyuku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sipiyuku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sipiyuku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sipiyuku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sipiyuku.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sipiyuku.wordpress.com&amp;blog=283986&amp;post=1&amp;subd=sipiyuku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sipiyuku.wordpress.com/2006/06/28/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45555893d44a7249ad13d1bd46689ebe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sipiyuku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sipiyuku.files.wordpress.com/2006/06/fendi.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fendi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
